Uncategorized

Urutan Dokumen Saat Melamar Kerja, Dari CV Sampai SKCK

Urutan Dokumen Saat Melamar Kerja, Dari CV Sampai SKCK

Urutan Dokumen Saat Melamar Kerja, Dari CV Sampai SKCK – Saat melamar kerja di satu perusahaan, pasti kamu bukan satu-satunya calon. Oleh karenanya, penting buatmu untuk mengetahui cara melamar pekerjaan yang tepat dan benar. Sudah pasti hal yang penting kamu persiapkan sebelum melamar pekerjaan yaitu dokumen-dokumen, seperti Curriculum Vitae (CV) sampai Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Cek informasi secara lengkap terkait beberapa dokumen berikut ini.

Salah satu syarat untuk melamar pekerjaan yang perlu dipenuhi oleh setiap pelamar yaitu lengkapi dokumen-dokumen administrasi. Tiap lembaga dan instansi tentu memiliki standar tertentu dalam memberikan syarat lamaran kerja. Tetapi, bila diperhatikan lebih teliti tampaknya ada syarat-syarat yang diperlukan setiap lembaga yang memilikinya.

Daftar Document Saat Melamar Kerja

Agar bisa diundang wawancara oleh sebuah perusahaan atau lembaga, kamu pasti harus mengirim lamaran kerja yang lengkap agar profil pribadi bisa ditinjau oleh team HR. Tetapi, biasanya setiap perusahaan memiliki persyaratan yang lain dengan yang lain. Itu dapat muncul karena peraturan manajemen yang telah ditetapkan sebelumnya. Tetapi, bila diperhatikan lebih detail tampaknya ada syarat-syarat di setiap perusahaan atau instansi yang memiliki kewajiban.

Berikut urutan dokumen persyarataan saat melamar pekerjaan yang dipakai oleh sebagian besar perusahaan atau lembaga:

1. Daftar Riwayat Hidup (CV)

Hal pertama yang paling mendasar dan penting yang kamu lengkapi saat melamar kerja adalah Curriculum Vitae (CV). Pihak HR biasanya melihat dokumen yang pertama kali dibandingkan dokumen yang lain karena melihat kualifikasi yang dipilih. Banyak hal yang harus dicantumkan dalam CV yaitu nama, alamat email, telepon, riwayat luar, pengalaman kerja dan keterampilan yang dimiliki oleh kamu sepanjang kuliah atau di kegiatan itu. Selain info itu, desain CV kamu juga harus menarik dan menjabarkan segala hal di atas dengan singkat.

2. Surat lamaran

Selain CV, kamu harus melengkapi surat lamaran yang tertarik pada minat serius kamu untuk melamar pekerjaan di posisi yang lama. Selain itu biasanya di surat lamaran ini kamu tulis darimanakah kamu mengetahui lowongan pekerjaan tersebut bisa dari Instagram, portal lowongan pekerjaan atau sumber yang lain. Surat lamaran ini diperlihatkan ke tim HR atau kepala departemen bila kamu kenal dengannya.

3. Formulir data pribadi dari perusahaan

Ke-3 , ada formulir data pribadi yang kadang sering diabaikan oleh beberapa pencari pekerjaan. Cukup banyak orang yang lupa mengisi berkas ini saat tiba untuk psikotes atau wawancara. Tidak semua perusahaan memiliki proses ini, untuk memberikannya ke beberapa informasi yang perlu diisi antara lain nama, nilai IPK, riwayat pekerjaan sampai ekspektasi gaji yang diharapkan. Biasanya formatnya dikirim melalui e-mail pribadi, sehingga kamu harus rutin dan teliti untuk mengeceknya.

4. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai

Kamu wajib untuk lengkapi ijazah dan tanskrip nilai paling akhir yang telah difotokopi dan dilegalisir. Dokumen yang merupakan pendukung lamaran kerja yang harus disertakan oleh pelamar kerja. Ini berguna untuk HR pihak jika kamu betul-betul pernah kuliah di Universitas yang kamu catat di CV dan prestasi akademik yang sesuai dengan yang diakui pihak universitas. Pastikan jika fotokopi Ijazah dan transkrip nilai sudah dilegalisir oleh pihak universitas sebagai bukti yang sah dan diakui.

5. KTP dan Kartu Keluarga

Dokumen selanjutnya yang juga jangan lupa untuk kamu lengkapi adalah KTP dan Kartu Keluarga sebagai pelengkap. Meskipun tidak begitu mempengaruhi peluang Anda bisa lolos pada proses rekrutmen seterusnya, tetapi mengajukan lamaran kerja yang perlu untuk pihak perusahaan ketahui jika sewaktu-waktu hal yang penting ingin dikatakan.

6. Pasfoto

Selanjutnya, ada pas-foto yang diperlukan untuk tanda pengenal yang lain selain KTP dan Kartu Keluarga. Biasanya pihak perusahaan memerlukan yang berukuran 3×4 atau 4×6 sekitar 2 atau 3 lembar masing-masingnya. Persyaratan warna latar belakang yang dipilih berwarna biru atau merah disamakan dengan peraturan masing-masing instansi.

Untuk baju yang perlu dikenakan kaum lelaki adalah pakaian berkerah dengan dilengkapi dasi dan pengaturan jas hitam. Sedang untuk kaum wanita rambut harus terlihat rapi dengan baju berkerah pengaturan blazer. Makin foto yang Anda pakai akan membantu pihak HR mengenal Anda lebih mudah.

7. Sertifikat atau piagam penghargaan

Hal yang jangan ketinggalan adalah sertifikat atau piagam pengharagaan. Bila kamu saat kamu kuliah atau setelah kuliah memiliki kemampuan tertentu seperti bahasa Inggris (TOEFL atau IELTS) dan pendidikan informal lainnya yang dapat memperbesar kemungkinan kamu kuliah oleh pihak perusahaan. Bila kamu memiliki piagam penghargaan atas prestasi tertentu di bagian akademik atau non akademik bisa juga disertakan.

8. Surat keterangan sehat dari dokter

Beberapa perusahaan atau memerlukan memerlukan surat keterangan sehat dari dokter ini karena alasan pekerjaan tertentu. Walaupun tidak diwajibkan untuk disertakan, tetapi ada baiknya jika kamu telah mempersiapkannya dari jauh hari. Berkas ini cukup mudah didapat, kamu cukup datang ke praktik dokter paling dekat untuk melakukan pemeriksaan. Selanjutnya, bila kamu menyatakan sehat karena itu dokter yang mengecek kamu akan memberikan surat keterangan berbadan sehat ke kamu.

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Dokumen paling akhir yang wajib untuk kamu lengkapi saat melamar pekerjaan ada Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Kamu dapat membuat SKCK ini di Polsek terdekat. Berkas ini sebenarnya tidak mungkin hal yang harus kamu bawa dan perlu dibawa saat pihak perusahaan meminta sebagai syarat. SKCK dipertimbangkan oleh perusahaan untuk melihat jika kamu tidak memiliki rekam kriminal atau hal negatif yang dapat membuat perusahaan ragu untuk memilih kamu sebagai calon karyawan.

See also  Daftar Tempat Wisata di Pangandaran